Now with 700% more Value!

Value atau nilai adalah tema sentral dalam ekonomi. Seperti listrik mengalir karena beda potensial atau udara mengalir karena perbedaan tekanan, ekonomi bergerak karena perbedaan nilai (ekonomi). Nilai muncul karena kita memiliki sumber daya yang terbatas. Kalau kita beranggapan sesuatu bernilai tinggi, itu karena kita rela menukarkan persentase yang tinggi dari sumber daya yang kita miliki dengannya. Which is why, orang kadang tertukar dengan harga. Walaupun kedua konsep ini berhubungan, mereka tidaklah sama.

 

Nilai ekonomi suatu barang atau jasa berbeda-beda dari orang ke orang dan dari waktu ke waktu. Nilai bisa meroket tiba-tiba, kemudian jatuh bebas untuk barang yang sama dalam kurun waktu yang singkat. Jika suatu ekonomi membaik atau memburuk, hampir dapat dipastikan bahwa itu dapat ditarik kepada kinerja penilaian satu atau sekelompok barang dan jasa yang penting bagi ekonomi tersebut. Penilaian yang optimal adalah kunci kemajuan ekonomi. Optimal di sini berarti setiap barang dan jasa dihargai sesuai dengan konsensus sebagian besar pelaku ekonomi dan sestabil mungkin seiring waktu. Itu memastikan bahwa sumber daya ekonomi dapat dialokasikan secara efisien untuk memproduksi barang atau jasa yang paling banyak memberi nilai bagi para pelaku ekonomi.

 

Kenapa harus stabil? Karena alokasi sumber daya seringkali tidak dapat diubah begitu saja. Contoh: Sebuah perumahan dibangun dalam kurun waktu 3 tahun. Di awal pembangunan mungkin sebuah rumah memakan biaya 200 juta, kemudian akan dijual dengan harga 350 juta. Di estimasi awal itu, pembangunan perumahan ini bagus untuk ekonomi karena ia telah menciptakan nilai tambah 150 juta untuk pengembang per rumah. Namun memasuki tahun ketiga, pembangunan itu ternyata telah merusak ekologi sekitar sehingga perumahan itu rawan banjir. Orang tidak mau membayar rumah di daerah itu seharga 350 juta, paling-paling mereka hanya mau 50 juta. Dalam kasus ini, nilai ekonomi secara keseluruhan telah berkurang 150 juta per rumah. Apabila perumahan itu dapat disulap kembali menjadi uang seketika, kita dapat menghindari penurunan nilai ekonomi keseluruhan.

 

Itulah yang menjadi masalah inheren kegiatan ekonomi seiring waktu: seluruh kegiatan ekonomi dilakukan dengan tujuan pertambahan nilai. Apabila asumsi ini ternyata salah, ekonomi menyusut sebagai akibatnya. Itu mengapa walau kurs rupiah yang stabil lebih disukai pelaku pasar dibanding kurs rupiah yang kuat. Dengan stabilitas, orang-orang dapat membuat rencana agar kemungkinan gagal dapat diminimalkan.

 

Poin saya dalam posting ini adalah untuk menekankan pentingnya bertanya tentang value pada setiap masalah ekonomi. Ke depannya saya akan menelaah masalah-masalah ekonomi lain. Penting bagi kita untuk terus bertanya bagaimana pergerakan value dalam setiap kasus itu apabila kita ingin memahami lebih dalam tentang ekonomi.

Satu Tanggapan ke “Now with 700% more Value!”

  1. Fajar Berkata:

    beraaatt…

    canggih deh!!

    keep writing, keep sharing ;D

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.